
Garut, 5 November 2025 — Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut terus memperluas jejaring akademik internasionalnya melalui kegiatan International Community Service yang diselenggarakan bekerja sama dengan Institut Pendidikan Guru (IPG) Kampus Ilmu Khas, Malaysia. Program ini menjadi bagian dari upaya IPI Garut dalam memperkuat kompetensi global mahasiswa pascasarjana, khususnya dalam bidang inovasi dan teknologi pendidikan lintas negara.
Kegiatan ini melibatkan dua mahasiswa pascasarjana IPI Garut, yaitu Tita Latifah dari Program Studi Teknologi Pendidikan dan Reni Noviani Lasmi Dewi dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, yang berkolaborasi dengan dua mahasiswa dari TESOL (Teaching English to Speakers of Other Languages) IPG Kampus Ilmu Khas. Kolaborasi ini mengangkat topik “Optimalisasi Teknologi Pengajaran dalam Konteks Malaysia dan Indonesia” sebagai bentuk eksplorasi terhadap pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran abad ke-21.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara daring via Zoom Meeting, para peserta berbagi praktik terbaik (best practices) dalam penerapan media dan platform digital untuk mendukung pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan berorientasi pada kebutuhan siswa. Diskusi juga menyoroti tantangan dan peluang dalam penerapan teknologi di kedua negara, serta bagaimana pendekatan kolaboratif antarpendidik dapat menciptakan inovasi pembelajaran yang relevan dan berkelanjutan.

Program ini tidak hanya memperkuat kemampuan pedagogis mahasiswa, tetapi juga memperluas wawasan lintas budaya dan komunikasi akademik internasional. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata komitmen IPI Garut dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 4 (Pendidikan Berkualitas) dan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), melalui sinergi antara pendidikan tinggi Indonesia dan Malaysia. Ke depan, IPI Garut dan IPG Kampus Ilmu Khas berencana melanjutkan kerja sama ini dalam bentuk pengajaran kolaboratif, penelitian bersama, dan program pertukaran mahasiswa, guna memperkuat kapabilitas akademik serta memperkaya pengalaman internasional sivitas akademika dari kedua institusi.
